Santri dan Jalan Panjang Menuju Indonesia Emas
Setiap Oktober, dalam sebelas tahun terakhir ini, kita rutin memperingati Hari Santri. Momen ini tidak dapat dilepaskan dari Resolusi Jihad 22 Oktober 1945, sebuah tonggak penting ketika para kiai dan santri turut berjuang mempertahankan kemerdekaan. Kisah kepahlawanan itu tentu wajib kita kenang. Namun, peringatan Hari Santri tidak seharusnya berhenti pada romantisme masa lalu. Sejarah mestinya jadi pijakan untuk menatap apa yang harus dikerjakan hari ini.
12 Oktober 2026Kemenag Siapkan Gen Z Madrasah-Pesantren Jadi Garda Terdepan Sekolah Hijau
Tingginya kepedulian Generasi Z (Gen Z) terhadap isu kelestarian bumi dinilai menjadi modal sosial yang sangat besar bagi masa depan lingkungan hidup Indonesia. Kementerian Agama siap mengoptimalkan potensi ini dengan mendorong jutaan pelajar madrasah dan santri pesantren menjadi motor penggerak sekolah berbudaya lingkungan.
12 Oktober 2026Pemerintah Gulirkan Gerakan Tobat Ekologis di Satuan Pendidikan
Pemerintah memperkuat komitmen pelestarian lingkungan hidup di lingkungan satuan pendidikan melalui kolaborasi trilateral Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam peluncuran Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata.
12 Oktober 2026Pesantren dan Kharisma yang Dimanipulasi
Hari Santri sebentar lagi tiba, 22 Oktober 2026. Insan pesantren layak menyambutnya dengan gembira. Terlebih tahun ini Kementerian Agama baru saja menjadikan struktur organisasi yang menangani bidang pesantren naik satu level dari unit Eselon II menjadi Eselon I: Direktorat Jenderal Pesantren. Kenaikan status ini adalah pengakuan negara bahwa pesantren adalah entitas pendidikan yang khas, tidak bisa disamakan dengan sekolah umum.
12 Oktober 2026Dari Santri untuk Negeri: Kontribusi Nyata Pesantren bagi Indonesia
Di tengah perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat, pesantren tetap menjadi salah satu pilar penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dari lingkungan yang sederhana, di bawah bimbingan kiai dan ustaz, lahir generasi yang tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga menempa karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian sosial. Karena itu, membicarakan pesantren sesungguhnya bukan hanya membicarakan pendidikan Islam, melainkan juga masa depan Indonesia.
12 Oktober 2026
Pesan Menag pada Santri: Jadi Cendekiawan yang Arif
10 Oktober 2026.jpeg)
Menag Tegaskan Komitmen Kemenag Kawal 42 Ribu Pesantren Lewat Ditjen Baru
10 Oktober 2026Pesantren Ramah Anak, Rumah Kedua Penjaga Santri
10 Oktober 2026






















