Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pengembangan pesantren bertaraf internasional harus diikuti dengan penguatan kemampuan bahasa asing serta penerapan kurikulum global. Hal ini disampaikan Menag saat menerima Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath di Masjid Istiqlal, Jumat (13/3/2026).
Menag: Pesantren Internasional Harus Kuasai Kurikulum Global
Menurut Menag, pesantren modern tidak cukup hanya mengandalkan kurikulum keagamaan konvensional. Pesantren perlu mengintegrasikan penguasaan bahasa internasional serta kurikulum global agar santri mampu bersaing di tingkat dunia.


